Kamis, 08 Mei 2014

Penemu Pesawat Terbang

Wright bersaudara (Wright brothers)Orville yang lahir pada tanggal 19 Agustus 1871 dan wafat 30 January 1948 kemudian saudaranya Wilburyang lahir pada 16 April 1867 dan wafat 30 May 1912 adalah dua orang Amerika yang dicatat dunia  sebagai penemu pesawat terbang karena mereka berhasil membangun pesawat terbang yang pertama kali berhasil diterbangkan dan dikendalikan oleh manusia pada tanggal 17 Desember 1903. Dua tahun setelah penemuan mereka, kedua bersaudara tersebut mengembangkan 'mesin terbang' mereka ke bentuk pesawat terbang yang memakai sayap yang seperti sekarang kita kenal.

Walaupun mereka bukan orang yang pertama membuat pesawat percobaan atau experiment, Wright bersaudara adalah orang yang pertama menemukan kendali pesawat sehingga pesawat terbang dengan sayap yang terpasang kaku bisa dikendalikan.

Penerbangan pertama kalinya dengan menggunakan balon udara panas yang ditemukan seorang berkebangsaaan Perancis bernama Joseph Montgolfier danEtiene Montgolfier terjadi pada tahun 1782, kemudian disempurnakan seorang Jerman yang bernama Ferdinand von Zeppelin dengan memodifikasi balon berbentuk cerutu yang digunakan untuk membawa penumpang dan barang pada tahun 1900. Pada tahun tahun berikutnya balon Zeppelin mengusai pengangkutan udara sampai musibah kapal Zeppelin pada perjalanan trans-Atlantik di New Jersey, 1936 yang menandai berakhirnya era Zeppelin meskipun masih dipakai menjelang Perang Dunia II. Setelah zaman Wright, pesawat terbang banyak mengalami modifikasi baik dari rancang bangun, bentuk dan mesin pesawat untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara.

Lantaran hasil karya kedua bersaudara ini saling berkaitan satu sama lain, mereka tercantum berbarengan dalam daftar dan ihwal keduanya pun akan dipaparkan dalam satu nafas. Wilbur Wright lahir tahun 1867 di kota Millville, Indiana. Orville Wright –adiknya– lahir tahun 1871 di kota Dayton, Ohio. Kedua anak laki ini duduk di perguruan tinggi tetapi tak satu pun peroleh ijazah. Wright bersaudara adalah dua dari tujuh orang bersaudara. Di sekolah dasar, Orville pernah dikeluarkan dari sekolah. Tahun 1878, ayah mereka membelikan ‘helikopter’ mainan untuk dua anak mereka yang termuda tersebut. Mainan itu dibuat dari bambu dan karet untuk memutar baling-baling nya. Wilbur dan Orville memainkannya hingga rusak, kemudian membuat mainan tersebut sendiri, mereka mengaku bahwa pengalaman brmain dengan helikopter bambu menjadi sumber bagi ketertarikan mereka terhadap mesin yang bisa terbang.

Keduanya punya bakat di bidang mekanika dan keduanya tertarik dengan masalah menerbangkan manusia ke udara. Di tahun 1892 mereka membuka toko, menjual, membetulkan, dan membikin sepeda. Usaha ini mendatangkan dana untuk melanjutkan niatnya: penyelidikan sektor aeronautik. Kakak-beradik ini asyik menekuni karya-karya peminat aeronautik lain seperti: Otto Lilienthal, Octave Chanute dan Samuel P. Langley. Di tahun 1899 mereka mulai bekerja ke arah penerbangan sendiri. Pada bulan Desember 1903, sesudah kerja keras selama empat tahun lebih sedikit, hasil usahanya berhasil dengan gemilang.

Orang mungkin heran kepada Wright bersaudara mampu menciptakan prestasi yang gagal dilakukan orang-orang lain. Ada beberapa sebab yang membuat mereka berhasil. Pertama, dua kepala tentu lebih efektif dari satu kepala. Wright bersaudara senantiasa bekerja sama dan tunjang-menunjang dengan amat serasi dan sempurna. Kedua, mereka dengan cekatan mengambil keputusan bahwa mereka pertama mempelajari bagaimana cara terbang sebelum mencoba membikin pesawat. Sepintas lalu hal ini rasanya bertentangan menurut ukuran umum: bagaimana bisa belajar terbang jika belum ada pesawat terbang? Jawabnya adalah, Wright bersaudara belajar terbang dengan menggunakan pesawat peluncur. Mula-mula mereka mengamati cara kerja layang-layang, kemudian peluncur. Tahun berikutnya mereka membawa pesawat peluncur ukuran besar ke Kitty Hawk, di Carolina Utara, cukup untuk ditumpangi dan dapat mengangkat seorang manusia. Pesawat ini dicoba.


Tampaknya hasilnya tidak terlalu menggembirakan. Mereka bikin dan coba pesawat peluncur lengkap di tahun 1901 dan disusul dengan pembikinan tahun 1902. Pesawat peluncur ketiga ini merupakan gabungan dari pelbagai penemuan-penemuan penting mereka. Beberapa paten dasar, digunakan tahun 1903, berkaitan dengan pesawat peluncur itu ketimbang pesawat terbang pertama mereka. Mengenai pesawat peluncur ketiga itu mereka telah lebih dari seribu kali mengangkasa dengan berhasil. Kedua bersaudara Wright telah merupakan pilot pesawat peluncur terbaik dan paling berpengalaman di dunia sebelum mereka mulai membikin pesawat udara bermesin.

Pengalaman mengudara dengan pesawat peluncur merupakan inti sukses ketiga mereka yang amat penting. Banyak orang yang sebelumnya sudah pernah mencoba membikin pesawat punya kekhawatiran utama bagaimana hasil ciptaannya tinggal landas. Wright bersaudara dengan tepat menyadari bahwa masalah pokok adalah bagaimana mengawasi pesawat sesudah berada di udara. Karena itu, sebagian besar waktu dan perhatian mereka tumpahkan pada soal bagaimana mencapai kestabilan pesawat ketika sudah terbang. Mereka berhasil menciptakan tiga jenis alat pokok untuk mengawasi pesawat, dan inilah yang membuat mereka berhasil dalam peragaan.

Wright bersaudara juga memberi sumbangan penting dalam hal perancangan sayap. Mereka sadar, data-data sebelumnya yang sudah disiarkan, tidak bisa dijadikan pegangan. Karena itu mereka menciptakan sendiri lorong-lorong angin dan dicoba terhadap lebih dari dua ribu macam bentuk permukaan sayap. Inti utama dari percobaan ini adalah, kedua bersaudara itu mampu membikin bagan sendiri, memaparkan tentang tekanan udara terhadap sayap tergantung pada bentuk sayap itu. Keterangan ini kemudian digunakan dalam tiap pembuatan sayap pesawat terbang.

Disamping semua hasil penemuan mereka, kedua bersaudara Wright ini tak bakal bisa sukses berhasil bilamana mereka tidak tampil pada saat yang tepat dalam sejarah. Percobaan penggunaan penerbangan dengan mesin pada paruh pertama abad ke-19 jelas cenderung ke arah gagal. Mesin uap jelas terlampau berat untuk penggunaan penerbangan. Pada saat kedua bersaudara Wright muncul, mesin pemroses pembakaran sudah diketemukan orang. Tetapi, mesin ini hanya untuk pemakaian secara umum, terlalu berat untuk digunakan dalam penerbangan pesawat. Ketika tak ada satu pabrik pun yang sanggup merancang mesin yang cukup ringan, kedua bersaudara Wright (dengan bantuan seorang ahli mesin) merancang sendiri. Ini menunjukkan kegeniusan mereka karena walaupun dalam tempo relatif singkat toh mereka mampu merancang mesin yang lebih unggul dari hampir semua bikinan pabrik lain. Tambahan pula, Wright bersaudara merancang sendiri baling-baling. Salah satu yang mereka pergunakan di tahun 1903, 66% berhasil.

Penerbangan pertama dilakukan tanggal 17 Desember tahun 1903 di Kill Devil Hill dekat Kitty Hawk, Carolina Utara. Masing-masing kedua bersaudara itu melakukan dua penerbangan pada hari itu. Penerbangan pertama, yang dilakukan Orville Wright berlangsung 12 detik dan mencapai jarak 120 kaki. Penerbangan terakhir, yang dilakukan Wilbur Wright, berlangsung 59 detik dan mencapai ketinggian 852 kaki. Pesawatnya yang mereka namakan Flyer I (kini terkenal dengan julukan Kitty Hawk) memakan ongkos pembuatan kurang dari 1000 dolar. Pesawat itu punya sayap sepanjang 40 kaki dan bobot sekitar 750 pon, berkekuatan mesin 12 tenaga kuda dengan berat cuma 170 pon. Pesawat asli itu kini tersimpan rapi di Museum Udara dan Ruang Angkasa Washington D.C.

Kendati ada lima saksi mata tatkala penerbangan pertama, relatif sedikit sekali diberitakan oleh koran-koran pada terbitan keesokan harinya (dan itu pun umumnya kurang cermat). Surat kabar kotanya sendiri di Dayton Ohio samasekali menganggap sepi usaha ini. Baru lima tahun sesudah itu dunia umum sadar bahwa penerbangan manusia betul-betul sudah bisa terlaksana.

Setelah penerbangan mereka di Kitty Hawk, Wright bersaudara kembali ke kota asalnya di Dayton. Di sana mereka merancang dan membikin pesawat kedua, Flyer II. Dengan pesawat yang kedua ini mereka melakukan 105 kali penerbangan di tahun 1904 tanpa menarik perhatian umum samasekali. Pesawat Flyer III yang sudah disempurnakan dan lebih praktis dibikin tahun 1905. Meski mereka banyak kali mengudara di dekat kota Dayton, banyak orang tetap tidak percaya bahwa yang namanya pesawat terbang sudah lahir di dunia. Di tahun 1906 –misalnya– koran The Herald Tribune edisi Paris menurunkan tulisan berjudul Flyer or Liars? (Penerbangan atau pengibulan?).

Di tahun 1908 akhirnya mereka menyapu bersih semua kebimbangan dan ketidakpercayaan umum. Wilbur Wright menerbangkan pesawatnya ke Perancis, bikin demonstrasi akrobatik di udara dan mengorganisir perusahaan untuk memasarkan hasil ciptaannya. Sementara itu, di Amerika Serikat, Orville Wright menyuguhkan pertunjukan serupa. Malangnya, pada tanggal 17 September 1908 pesawatnya jatuh terhempas. Inilah satu-satunya kecelakaan yang pernah dialami oleh mereka berdua. Seorang penumpang tewas, Orville patah kaki dan dua tulang iganya tetapi segera dapat sembuh. Keberhasilan penerbangannya menggugah pemerintah Amerika Serikat menandatangani kontrak untuk membuat pesawat-pesawat buat Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dan di tahun 1909 dengan anggaran belanja pemerintah ada pesanan seharga $30.000 buat keperluan Angkatan Udara.

Pernah ada sengketa hukum menyangkut hak paten antara Wright bersaudara dengan saingan-saingannya, tetapi di tahun 1914 tuntutan mereka itu ditolak pengadilan. Apa hendak dikata, di tahun 1912 Wilbur Wright terserang tipus dan meninggal dunia pada umur empat puluh lima tahun. Orville Wright yang pada tahun 1915 menjual saham-sahamnya ke suatu perusahaan, hidup sampai tahun 1948. Tak seorang pun dari dua bersaudara itu pernah kawin.

Kendati banyak penyelidikan di bidang ini yang mendahuluinya, tak syak lagi Wright bersaudaralah yang bisa dianggap sebagai cikal bakal penemuan pesawat terbang. Dalam hal penentuan urutan dalam daftar buku ini, yang jadi pegangan utama adalah terciptanya pesawat terbang punya arti kurang penting ketimbang penemuan mesin cetak ataupun tenaga uap yang keduanya telah membikin perombakan revolusioner peri kehidupan manusia. Namun, tak bisa dibantah penemuan pesawat terbang merupakan fenomena sejarah yang penting, baik dalam hal penggunaan untuk tujuan-tujuan damai maupun perang. Hanya dalam tempo puluhan tahun sesudah itu, pesawat terbang telah membikin dunia kita ini begitu ciut bahkan ruang angkasa pun rasanya bisa disentuh jari. Dan lebih jauh dari itu, penemuan pesawat terbang bermuatan manusia merupakan pemula dan pembuka jalan bagi penerbangan di angkasa luar.

Berabad lamanya terbang itu sudah menjadi impian manusia. Mereka kepingin melayang di langit dengan permadani terbang seperti dalam dongeng-dongeng Seribu Satu Malam, impian yang berada jauh dalam jangkauan. Si genius Wright bersaudaralah yang telah mewujudkan mimpi itu jadi kenyataan, betul-betul terbang dengan pesawat dan bukannya bersila di atas permadani dongeng sambil mengisap “hoga” yang tiga hasta panjangnya

Penemu Listrik Pertama di Dunia

Penemu Listrik Pertama

Penemu listrik pertama di dunia itu sebenarnya siapa sih? Nah, diartikel kali ini saya tuliskan mengenai sejarah dari awal sekali bagaimana dan siapa penemu yang sesungguhnya. Ok, bila dilihat dari sejarah awalnya penemuan listrik maka nama patut dituliskan adalah Thales. Ia adalah seorang cendikiawan Yunani yang menemukan fenomena dari batu ambar, yaitu arus listrik yang terjadi ketika batu ambar digosok-gosok akan bisa menarik bulu. Bertahun-tahun kemudian setelah penemuan Thales di kemuka kan, barulah bermunculan teori dan pendapat mengenai kelistrikan seperti oleh Ampere Michael Faraday; Oersted; Willian Gilbert; Charles De Coulomb; Joseph Priestley; dan lain-lain.

Dari nama-nama para jagoan terbaik dibidang kelistrikan diatas, kita tetap harus mengingat satu nama yang paling memiliki jasa dan merupakan perintis dalam hal penelitian mengenai magnet dan listrik (awal cikal bakal teori penemu listrik). Yang mungkin pula bisa sebagai nominasi penemu listrik pertama dunia. Namanya adalah Michael Faraday yang merupakan ilmuan kelahiran inggris pada tanggal 22 September 1971, di Newington Butts Inggris. Memiliki seorang ayah tukang besi yang harus menafkahi kesepuluh anaknya. Karena itu tak heran ayahnya tidak bisa menyekolahkan anak-anaknya termasuk juga Faraday. Di umur 14 th Faraday sudah membantu keluarganya dengan berkerja penjilidan buku serta menjual buku. Di saat senggang ia pun sempatkan untuk membaca bermacam macam buku, terutama buku tentang IPA; Kimia dan Fisika.
Awal penemu listrik pertama – Diumur 20 tahun, iapun ikut mendengarkan sejumlah ceramah oleh ilmuwan inggris terkenal. Diantaranya ialah oleh Sir Humphry Davy yang merupakan ahli kimia dan juga seorang kepala laboratorium dari Royal Institution. Setiap ceramah yang diikutinya, Faraday selalu membuat suatu catatan dgn teliti kemudian menyalinnya lagi. Salinan catatan yang telah ia buat dengan rapi sedemekian rupa itulah yang ia kirim ke Humphry Davy dan dilampiri pula surat lemaran pekerjaan. Tertarik dengan hasil kerjanya, sang dosenpun mengangkat Faraday menjadi asistennya di Lab Universitas yang terkenal di kota London. Usianya pada saat itu baru 21 tahun.Berada dibawah bimbingannya Davy, Faraday pun mengalami kemajuan yang pesat. Pada mulanya dia bekerja sbg pencuci botol saja, tapi karena gigihnya dalam belajar ia dalam waktu yang singkat membuat suatu penemuan baru hasil kreasi sendiri. Penemuannya itu berupa dua senyama kloro-karbon serta sukses membuat gas klorin seta gas lainnya menjadi cair. Karena kepandaianya itu, ia bisa berhubungan dgn ahli-ahli ternama seperti Andre Marie Ampere. Ia juga diajak oleh Davy untuk keliling Eropa bersama-sama, dimana dikesempatan itu ia mulai meningkatkan ilmu pengetahuan yang teoritis dan praktis.Davy adalah sosok yang memiliki pengaruh besar pada pemikiran-pemikiran Faraday yang menghasilkan penemuan-penemuan listrik. Pada tahun 1821, Faraday mengemukakan sebuah penemuan pertamana yang penting didunia kelistrikan. 2 th sebelum tahun itu, Oersted sudah memecahkan bahwa jarum dari kompas magnet umumnya bisa beralih bila aliran listrik mengalir dikawat yg tak saling menjauhi. Atas temuan tersebut, Faraday membuat doktrin, bila magnet didekatkan, yg berjalan malah sang kawat. Bereaksi pada permikiran awal ini, ia sukses membangun sebuak rangkaian yg kentara dimana kawat bakal secara berkelanjutan memutar berapit dgn magnet selama aliran listrik masih mengalir dikawat.Bukti penemu listrik – Sebenarnya, dlm kenyataan tersebut Faraday telah menciptakan motor listrik yg pertama didunia, yaitu sebuah rangkaian pertama yg memakai aliran listrik sebagai sumber penggerak benda. Bagaimanapun anggapan bahwa penemuannya primitif, tetapi tidak dapat dipungkiri merupakan cikal bakal atas seluruh motor listrik yg dipakai pada zaman sekarang. Semenjak temuannya yg pertama di th 1821, Michael Faraday yang merupakan seorang ilmuwan otodidak, mulai dikenal namanya. Penemuannya tersebut telah diakui menjadi gerbang utama menuju era modern kelistrikan.Saat melakukan berbagai percoban di tahun 1831, sang penemu listrik mendapati bahwasannya apabila magnet dilewati potongan kawat, maka aliran listrik masuk ke kawat, yang kemudian magnetnya berjalan. Kondisi tersebut dinamai “pengaruh elektromagnetik” yg juga temuan tersebut diberi nama “Hukum Faraday”. Temuan tersebut diakui sbg temuan yg bersejarah. Kenapa? Satu, Hukum Faraday mempunyai makna besar dlm perpautannya dgn pemahaman teoritis kita ttg elektromagnetik. Dua, elektromagnetik bisa dipakai sbg pengerak yg secara berkelanjutan atas aliran arus listrik sebagaimana yg dipraktekkan Faraday ketika membuat dinamo listrik untuk pertama kalinya.(Kepribadian penemu listrik pertama) Dgn bermacam-macam penemuannya itu, maka tidaklah membual bila Sang Penemu Listrik disebut sebagai satu diantara tokoh yg sudah memberikan sumbangsih keilmuan yang terbesar bagi umat manusia. Dia orang yg begitu sederhana, orang giat belajar dgn autodidak hingga menjadi seorang penemu. Bukti sosok sederhananya dia, telah ditunjukkannya dengan menolak pemberian gelar bangsawan serta menolak dijadikan sebagai ketua British Royal Society. Disebabkan perihal kesehatan, Michael Faraday baru menghentikan penelitiannya. Namun demikian, dia tetap terus bekerja menjadi dosen hingga 1861. Diapun wafat di tgl dua puluh lima agustus 1867, dan dikebumikan di Inggris dekat dengan kota London.

x

Senin, 05 Mei 2014

Penemu Mesin 4 Tak

Nicolaus Otto Berasal dari Negara Jerman Penemu Mesin 4 Tak

Penemu mesin pembakaran dalam ( internal combustion engine ). Lahir 14 Juni 1832 di Holzhausen, Jerman. Penemuan mesin 4 tak oleh Otto dilhami oleh penemuan mesin 2 tak oleh Etiene Lenoir, cuma sayangnya bahan bakar mesin 2
tak saat itu adalah gas. Otto berpikiran, kalau saja bahan bakarnya bisa menggunakan bahan bakar cair, akan lebih mudah pengoperasiannya. Otto kemudian merancang karburator, dan dipatenkan. Tapi ditolak oleh lembaga paten, karena ada alat serupa pernah dibikin orang lain.
Pekerjaan Otto sebelumnya adalah seorang penjual teh ( travelling salesman tea ), kopi dan gula. Otto berhenti dari pekerjaan sebagai salesman di tahun 1864. Dia lebih menekuni penemuannya. Mulailah dia membangun angan-angannya. Dia mendirikan Engine Manufacturing Company N.A & Otto ( sekarang menjadi DEUTZ AG di Koln. Jerman )
Pada akhirnya Otto menekuni dan penyempurnakan penemuan Entiene Lenoir. Tahun 1862 dia mengganggas sebuah model mesin baru dengan bergerak atau bekerja atas dasar empat dorongan putaran (mesin Lenoir bekerja atas dasar 2 kali dorongan putaran.). Januari 1862 Otto mulai membuat jenis mesin tersebut. Karena kesulitan dalam segi sistim pembakaran untuk menggerakan mesin agar lebih praktis, maka ia tinggalkan projek mesin 4 tak tersebut, dan dia beralih untuk menyempurnahkan mesin tipe 2 tak yang digerakan oleh gas. Hasilnya, ia patenkan di tahun 1863. Pada tahun itu juga dia menemukan partner bernama Eugenne Langen, pemilik perusahaan gula. Dialah yang membiayai penelitian dan ciptaannya. Mereka berdua membuat pabrik kecil, meneruskan ciptaan yang sudah dipatenkan. Tahun 1867 mesin sistim 2 dorongan putaran dengan menggunakan bahan bakar gas, dapat medali dalam WORD FAIR di Paris. Tahun 1872 dia merekrut seorang engineer muda bernama Gottlieb Daimler.
Kerja sama mereka mampu memajukan pabrik yang telah dibuat. Mesin Otto menjadi pelopor pembuatann mobil Gottlieb Daimler dan Karl Benz. Mobil Daimler pertama berkekuatan 6 tenaga kuda, dijual pada Pangeran Wales. Mobil BENZINE BUGGY dipatenkan tahun 1895.
Walau mendapat keuntungan besar dari penjualan mesin dengan tipe 2 tak tersebut, Otto masih belum bisa lepas dari angan-angannya tentang mesin tipe 4 dorongan putaran ( 4 tak ), yang mengompres campuran bahan bakar minyak dan udara sebelum terjadi pembakaran, yang akan menjadi tenaga dorong putaran. Merupakan penyempurnaan mesin 2 tak ciptaan Lenoir yang tak terbandingkan. Model pertama mesin 4 tak berhasil diciptakan ditahun 1876 pada bulan Mei. Hak paten atas mesin 4 tak tersebit diperoleh Otto setahun kemudian. Karena mesin tersebut mempunyai keunggulan yang amat jelas, maka sangat cepat direspon pasar. Dalam tempo 10 tahun telah terjual lebih dari 30.000 mesin. Dampaknya, semua mesin tipe Lenoir menjadi tersisihkan.
Di tahun 1886, paten Otto atas penemuannya tersebut menjadi perkara, karena seorang Perancis bernama Alphonse Beau de Rochas mempunyai gagasan serupa di tahun 1862. Tapi Alphonse Beau de Rochas tidak bisa dianggap seorang tokoh penemu, karena penemuannya tidak pernah dipasarkan dan dipublikasikan, walaupun sudah pernah dipatenkan.Lebih jauh lagi, tidak pernah muncul model ciptaanya. Yang lebih penting lagi, Otto tidak dapat ilham ciptaanya dari Alphonse Beau de Rochas, melainkan dari mesin 2 tak ciptaan Lenoir. Otto tidak kehilangan hak paten atas ciptaannya mesin 4 tak, tapi dipasar mesinnya menjadi semakin laku. Saat Otto meninggal di tahun1891, dia dalam keadaan yang sangat kaya.
Sejarah Mercedes Benz.
Tahun 1882 Gottlieb Daimler memisahkan diri dari perusahaan Otto, karena dia berkeinginan membuat sepeda bermesin. Menjelang tahun 1883 dia berhasil menciptakan mesin dengan sistim pembakaran yang sempurna, ( tapi bukan seperti mesin yang kita kenal sekarang ) yang mampu mencapai putaran 700-900 rpm ( rotasi per-menit / putaran permenit ). Saat itu mesn model Otto mempunyai rpm 180-200. Pada saat itu Daimler berusaha keras membuat mesin untuk sepeda, yang berarti sepeda motor pertama di dunia.
Tahun berikutnya Daimler membuat mobil roda empat untuk pertama kalinya. Tapi pada saat yang sama Karl Benz membuat mobil beroda tiga, sebuah mobil yang beberapa bulan mendahului Daimler. Mobil Benz juga menggunakan mesin versi Otto. Mobil Benz melaju dalam kecepatan dibawah 400 rpm, tapi pada saat itu, sudah cukup memadai untuk dianggap sebagai mobil praktis. Dalam beberapa tahun Benz berhasil memasarkan mobilnya. Sedang Daimler baru dapat memasarkan mobilnya sedikit lebih terlambat dari Benz, tapi diapun berhasil dengan sukses..

Pada akhirnya, perusahaan Gottlieb Daimler dan Karl Benz bergabung bersama. Dari gabungan dua orang genius itu lahirlah mobil Mercedes Benz.